Home > Serba Serbi

Serba Serbi



Ayam Goreng Kentucky

             

Ayam Goreng KentuckyHarland D. Sanders ketika itu telah berusia 66 tahun, dan ia tidak mempunyai apa-apa yang dapat dibanggakan. Satu-satunya harta paling bernilai yang dimilikinya adalah resep rahasia yang diberi nama “ayam goreng Kentucky”. Menjelang tahun 1956, Sanders berhasil meyakinkan beberapa restoran guna memasak dan menjual “ayam goreng Kentucky”, dan memberinya US 4 sen sebagai royalti untuk setiap potong ayam goreng yang terjual. Gembira dengan kesuksesan yang diperoleh, Sanders lalu memuati mobil pikap model 1946 miliknya dengan 50 resep ramuan bumbu, dan sebuah periuk untuk ditawarkan kepada beberapa orang yang mau membeli waralaba resepnya.

Menjelang tahun 1960, sebanyak 400 buah restoran di Amerika dan Kanada telah menyediakan “ayam goreng Kentucky”. Dalam waktu 4 tahun, jumlah tempat jualan “ayam goreng Kentucky” telah meningkat menjadi 650 restoran dengan omset penjualan per tahun bernilai US$37 juta. Saat ini terdapat lebih 10.000 restoran “ayam goreng Kentucky” di seluruh dunia dengan lebih dari 200.000 karyawan dan omset penjualan per tahunnya lebih dari US$8.2 milyar.

Dikutip dari Ayam goreng kentuky



Kaldu Kaki Ayam
Untuk kesehatan si Kecil

Bahan :                                          
Kaki Ayam 6 potong
Air 1 liter
Daun Bawang 1 batang
Seledri 1 batang
Tomat 1 buah diiris halus
Garam secukupnya

Cara membuat :

Rebus kaki ayam dengan air, sisakan airnya kira-kira 800 ml.
Masukkan semua bahan lainnya dan rebus selama 15 menit.
Kemudian angkat dan saring, ambil kaldunya

di kutip dari www.ibuanakbanget.com






Para Tokoh Kedokteran Ahli Ilmu Pengobatan Tradisional Tiongkok - China Kuno



Ilmu kedokteran Tiongkok zaman dulu, adalah sangat maju, dari zaman ke zaman telah muncul tidak sedikit dokter-dokter kenamaan yang tekniknya tak ada taranya, misalnya Pian Que --di akhir masa Chun Qiu (407-310 SM), Hua Tuo --di akhir Dinasti Han Timur (25-220 M), Dong Feng serta Zhang Zhong Jing (tiga orang dokter ajaib dari Jian An 196-220 M), Huang Pumi dari Dinasti Han Timur (25-220 M), Ge Hong pada Dinasti Cin Timur (317-420 M), raja obat Sun Simiao (Dinasti Tang 618-907 M), Zhu Zhen Heng dari Dinasti Yuan 1271-1368 M (salah satu dari 4 dokter besar pada Dinasti Jin dan Yuan) dan Li Shi Zhen (dokter suci/Dinasti Ming 1368-1644 M) dan sebagainya.

Prestasi ilmu kedokteran mereka sangat menonjol, dari dokter-dokter agung ini dipilih beberapa tokoh-tokoh representatif, diceritakan secara ringkas dari persembahan mereka terhadap ilmu kedokteran. Berikut ini akan diperkenalkan dokter-dokter ternama China, yang ahli dalam berbagai ilmu penyakit, termasuk penyakit wanita.

Pian Que
Pian Que (Akhir Masa Chun Qiu, 407-310 SM). Pian Que mampu mendiagnosa penyakit dengan sangat menakjubkan, cukup melihat warna dan ekspresi muka pasien saja, sudah bisa menjelaskan ikhtiar kondisi penyakitnya dan lewat empat macam pemeriksaan (meraba nadi, melihat air muka dan tubuh, mendengar suara dan mencatat bentuk kelainan) dapat mendeteksi serta memberi resep pengobatan obat dengan tepat. Beliau seorang ahli penyakit dalam, kulit dan bedah, penyakit wanita serta anak-anak, dan akupunktur.

Yang membuat orang terkagum-kagum adalah bahwa Pian Que pernah menyelesaikan operasi pencangkokan jantung dengan sukses. Berdasarkan buku Liezi Tangwenpian pada zaman Chun Qiu, di negara Lu seorang bernama Gong Hu dan di negara Zao seorang bernama Qi Ying jatuh sakit, keduanya minta berobat pada Pian Que. Setelah diperiksa dengan teliti, tidak saja berhasil mendiagnosa penyebab penyakit luar mereka, malah sampai penyakit dari watak bawaan mereka yang berbeda itu pun berhasil didiagnosa, akhirnya tidak saja mengganti jantung, tapi sekaligus mengubah watak asli mereka, berbeda dengan watak asalnya. Setelah jantungnya diganti, kehidupan mereka tetap seperti sedia kala, pembedahan tersebut terjadi di antara tiga sampai empat ratus tahun sebelum Masehi, sangat mungkin merupakan orang yang melakukan pencangkokan jantung paling dini dalam sejarah peradaban umat manusia kali ini.

Gambar foto Pian Que tokoh tabib pengobatan Tiongkok china kuno
Gambar foto Pian Que tokoh tabib pengobatan Tiongkok china kuno

Dewasa ini ilmu pengetahuan Barat hingga zaman modern ini baru muncul pencangkokan jantung, sedangkan tingkat keberhasilannya tidak seratus persen, setelah dilakukan pencangkokan jantung maka pasien harus minum obat, dan harus sering periksa kembali ke rumah sakit, bahkan ada yang terjadi komplikasi penyakit lain atau dilakukan pembedahan kembali karena penyakit jantungnya kambuh. Dalam proses pembedahan pada umumnya dilakukan bersama beberapa dokter dan perawat, fasilitas-fasilitas yang digunakan pun banyak sekali. Namun dalam kisah Pian Que itu dapat kita lihat bahwa pencangkokan jantung tadi dapat dilakukan sendirian terhadap dua orang pasien dalam waktu yang sama, serta tak perlu bermacam-macam peralatan ruwet yang dibutuhkan oleh teknologi maju sekarang ini. Teknik pengobatannya yang hebat dan sempurna itu sungguh membuat generasi belakangan sangat takjub.

Generasi muda pengikut Pian Que pun terwarisi oleh sebagian teknik pengobatan yang luar biasa itu, misalnya dikisahkan Kaisar Dinasti Sung Utara yang terkena penyakit akibat mengumbar nafsu birahi, pada saat dia dalam keadaan sekarat, dokter di kerajaan pun kehilangan akal, kemudian disembuhkan oleh murid Pian Que yang bernama Xu Xishan, maka Kaisar Dinasti Sung Utara itu memenuhi permintaan Xu lalu mendirikan sebuah vihara Pian Que untuk mengenang pujangga kedokteran ini.

Pada zaman Pian Que, para dokter tidak sungguh-sungguh mempelajari ilmu kedokteran untuk mensejahterakan pasien, tapi berpikir bagaimana caranya agar dapat memeras rakyat. Pian Que dengan tulus mengobati rakyat, meski membuat banyak orang marah terhadapnya tapi beliau sedikit pun tak gentar pada pejabat-pejabat yang berkuasa saat itu. Ketika Kaisar Wu Wang dari Dinasti Qin (221-206 SM) sakit keras, dokter-dokter tak berdaya lalu mencari Pian Que, tidak terduga bahwa menteri-menteri yang ada di kanan-kiri kaisar menentang, dan Pian Que pun dengan kesempatan ini menasihati sang kaisar, jika hendak menata negara sama halnya mengobati pasien jangan mendengarkan orang yang buta pengetahuan, sehingga tidak akan mungkin bisa menyembuhkan penyakit atau mengatur negara dengan baik. Dari sini dapat dilihat jiwa Pian Que yang tak gentar dan intelijensinya yang melebihi orang lain.

Pian Que dalam ilmu kedokterannya meraih sukses yang luar biasa serta reputasinya sangat besar dalam kalangan rakyat. Namun jiwa dan talentanya yang baik hati itu malah mendapat iri dengki dari segelintir orang, pada tahun 310 SM, dokter istana memerintah Li Mi mengutus orang menghadang dan membunuhnya di Gunung Chiao (barat daya Provinsi Hepei). Pian Que dokter masyhur satu generasi itu dengan demikian meninggal dunia dalam usia 97 tahun.


Sun Simiao (581-682 M, Dinasti Sui dan Dinasti Tang)

Sun Simiao memakai obat bagaikan memimpin tentara, luar biasa teliti dan akuratnya, sampai-sampai dijuluki "raja obat". Beliau sering datang ke Gunung Wutai di Kabupaten Yao, Provinsi Shan Xi untuk memetik obat dan menelitinya, maka itu dijuluki Gunung Obat. Dalam kedua buku kristalisasi dari hasil jerih payah seumur hidupnya itu yang berjudul: Qiancin Yaofang dan Qiancin Yifang ini mencatat 5.300 lebih resep obat secara rinci dan 800 lebih bahan baku obat, serta mengisahkan cara penggunaan bahan obat-obatan tersebut, bagaimana menanam dan bagaimana pula mengolah sampai menjadi obat, serta mencatat pengalaman puluhan tahunnya selama beliau menjalankan praktik klinisnya, oleh karena itu kedua buku ini dipandang sebagai ensiklopedia ilmu kedokteran yang terdini di negara China. Dalam buku itu sudah menyinggung resep untuk mengobati penyakit-penyakit seperti: kusta, disentri, diabetes, koreng, bisul (radang jaringan sel di bawah kulit), TBC, kelenjar limpa, guiter (gondok), penyakit kulit, anuria (kencing tersumbat) serta buta ayam dan sebagainya.

Gambar foto Sun Simiao tokoh tabib pengobatan Tiongkok china kuno
Gambar foto Sun Simiao tokoh tabib pengobatan Tiongkok china kuno

Teknik ilmu pembedahan Sun Simiao pun sangat hebat dan sempurna, beliau memakai bulu sayap ayam untuk dibikin jarum kait, sebagai alat pembedah selaput katarak, dan alat pembedah lidah yang bersambung pada rongga mulut anak-anak. Selain itu, Sun pun mempunyai sebuah monograf (resep wanita) 7 jilid, menjajagi cara pengobatan serta berbagai penyakit wanita secara mandiri, termasuk kesehatan di masa hamil, perawatan setelah bersalin, cara merawat bayi yang baru lahir serta bagaimana agar tidak terhalang waktu melahirkan (protracted labor) dan sulit melahirkan (dystocia), ini adalah sangat langka sekali dalam kondisi sosial di saat itu.

Sun Simiao selain tersohor atas keahliannya dalam teknik pengobatan, sesungguhnya yang paling disegani orang adalah karena beliau adalah seorang yang sangat menghargai etika kedokteran. Pada prakata dalam buku Qiancin Yaofang pada prakata pernah mengatakan, "Nyawa manusia itu sangat berharga, dia lebih mahal dari seribu batang emas: Jika tertolong oleh sebuah resep, maka pahalanya jauh lebih dari jumlah emas itu." Kata-kata tersebut telah tersebarluaskan oleh generasi-generasi belakangan. Pada bab Dayi Jing Cheng dalam buku tersebut, beliau lebih-lebih menitikberatkan hasratnya, jika ingin menjadi seorang dokter yang besar, maka harus mempunyai hati belas kasih, rela menolong semua orang yang menderita.

Li Shi Zhen
Karya tulis Li Shi Zhen (1518-1593 M) berjudul "Penchao Kangmu" yang paling akbar dalam hidupnya telah mencatat penjelajahan bersama muridnya selama 30 tahun ke seluruh Tiongkok antara lain: sisi selatan dan utara sepanjang Sungai Yangzi serta pegunungan yang tinggi untuk mencari bahan obat-obatan, termasuk obat dari tumbuh-tumbuhan sebanyak 1.094 jenis, obat dari hewani sebanyak 444 jenis, obat dari mineral sebanyak 275 jenis dan 79 jenis lain-lainnya, serta 10.096 resep yang berasal dari kalangan rakyat awam, juga terdapat 1.160 buah gambar, pengobatan merangkap obat-obatan, aneka gambar dilengkapi keterangan. Dia tidak sekadar sebuah adikarya dalam ilmu kedokteran saja, bahkan termasuk zologi, botani, mineralogi, spigmologi (ilmu pemeriksaan dengan urat nadi), ilmu farmakologi (ilmu membuka resep) dan prinsip ilmu kedokteran dan sebagainya.

Begitu mengawali proses praktik pengobatan maka Li Shi Zhen telah menemukan banyak sekali kesalahan dalam buku obat-obatan yang ada, oleh karena itu, beliau memutuskan menulis kembali sebuah buku baru khusus herbal. Demi buku satu ini, Li telah mencurahkan jerih payah semasa hidupnya, ia pernah melanggar aspirasinya dan menjadi seorang pegawai negeri selama setahun, tadinya mengharapkan tenaga istana kekaisaran dapat menyusun dan merevisi buku ini, tapi dari kaisar sampai kalangan rakyat, sedang gemar membuat pil mukjizat mengharapkan hidup awet muda, Li kemudian berhenti dan pulang mudik. Demi buku ini, beliau masuk ke pedalaman gunung dan hutan yang banyak ular berbisa untuk mencari tumbuhan obat-obatan, bahkan uji coba obat dengan tubuhnya sendiri, makan kecubung wulung untuk mengetes bisanya serta membuat sendiri obat penawar racunnya. Semangat dan keuletan Li sungguh sangat terpuji.

Gambar foto Li Shi Zhen tokoh tabib pengobatan Tiongkok china kuno
Gambar foto Li Shi Zhen tokoh tabib pengobatan Tiongkok china kuno

Selain itu, Li Shi Zhen sangat ahli dalam berbagai bidang penyakit, selain khusus mendalami obat-obatan, dalam ilmu pemeriksaan nadi, beliau pun mempunyai keahlian tersendiri telah mengemukakan tujuh meridian istimewa dan delapan meridian, menyingkap fisiologi dan potologi meridian istimewa (selain 12 meridian utama pada tubuh manusia, masih ada yang disebut meridian istimewa, jumlahnya 8). Dengan demikian, ia mempunyai kontribusi sangat menonjol terhadap ilmu pengobatan klinis dan teori meridian.

Li Shi Zhen juga seorang dokter besar yang mempunyai etika kedokteran yang luhur, sehari-hari bekerja keras untuk mempelajari prinsip ilmu pengobatan, menitikberatkan ulang pemeriksaan gejala penyakit, menganalisa dan mendiagnosa sangat seksama, penggunaan obat pun tepat, oleh karena itu ketika memberi pengobatan, kabanyakan berhasil dan sembuh, beliau juga memiliki rasa simpati tinggi terhadap penderita, sangat mendapat pemujian dari rakyat, dalam waktu beberapa tahun yang singkat saja namanya sudah dikenal di mana-mana.

Dari kisah dokter-dokter terkenal di zaman Tiongkok dahulu, kita tidak sulit untuk mengetahui bahwa ilmu kedokteran Tiongkok zaman dahulu sudah jauh melebihi ilmu pengetahuan Barat, 300-400 tahun Masehi lalu, di Tiongkok sudah muncul operasi pencangkokan jantung, 100 tahun Masehi yang lampau sudah ada penyambungan kembali tulang yang patah, cuci usus, membedah tempurung kepala, juga sudah ada obat bius, operasi katarak sudah dapat dilakukan mata oleh Sun Simiao pada tahun 500 M yang lalu. Mengenai pemakaian obat lebih merupakan suatu keterampilan yang ajaib, begitu obat diminum penyakitnya pun sembuh, pada masa itu Huatuo berhasil menyembuhkan penyakit kuning dan penyakit tifus oleh Zhang Zhong Jing, serta masih banyak penyakit-penyakit yang sulit disembuhkan lainnya, seperti diabetes juga, sudah ada resep penyembuhannya.

Akupunktur -terapi satu-satunya yang dimiliki oleh Tiongkok, prestasi dokter-dokter ternama saat itu sudah tinggi sekali, sehingga pengobatan akupunktur dapat bertahan hingga sekarang. Bahkan dokter di zaman dahulu ada yang memiliki kemampuan supernormal yang melebihi orang biasa, misalnya Pian Que hanya berdasarkan pendeteksian mata saja tanpa harus meraba denyut nadi sudah mampu memaparkan kondisi penyakit pasien secara ringkas, Huatuo pun tanpa harus dengan bantuan alat apa pun, sudah bisa mengetahui tumor pada otak Caocao. Titik akupunktur pada tubuh manusia yang sering dipakai oleh ilmu pengobatan Tionghoa, yang tadinya selalu tidak diakui oleh perkembangan ilmu pengetahuan Barat sekaligus tidak dapat terdeteksi olehnya, akhirnya setelah hingga waktu dekat ini ada yang menemukan titik-titik yang mengeluarkan cahaya dan terang di posisi tertentu tubuh manusia (posisi titik akupunktur) dengan menggunakan teknik pemotretan Grian, baru terbukti secara autentik keajaiban dan sempurnanya teknik ilmu pengobatan orang Tiongkok kuno yang melebihi manusia zaman sekarang.

Selain itu, dari kisah dokter ajaib, kita dapat menemukan dalam perkembangan teknik pengobatan, dokter-dokter ajaib itu bukan hanya sekadar membaca segala buku saja, tapi keluar-masuk ke hutan belantara dan mencari kelangsungan hidup di alam raya itu. Relatif tak sama dengan dokter zaman sekarang ini yang hanya mencari metode pengobatan yang lebih baik dalam disertasi yang ditekuni sepanjang hari, tampaknya mempunyai perbedaan yang amat besar. Akhir kata, sambil kami tambahkan, bahwa dokter-dokter besar tersebut dengan dokter zaman sekarang tampaknya mempunyai perbedaan dalam karakter pribadi yang sangat besar (Apalagi bandingkan dengan Metode Pengobatan ala Batu Ponari yang sangat terkenal saat ini di Indonesia? ).

Ilmu kedokteran Tiongkok zaman dulu, adalah sangat maju, dari zaman ke zaman telah muncul tidak sedikit dokter-dokter kenamaan yang tekniknya tak ada taranya, misalnya Pian Que --di akhir masa Chun Qiu (407-310 SM), Hua Tuo --di akhir Dinasti Han Timur (25-220 M), Dong Feng serta Zhang Zhong Jing (tiga orang dokter ajaib dari Jian An 196-220 M), Huang Pumi dari Dinasti Han Timur (25-220 M), Ge Hong pada Dinasti Cin Timur (317-420 M), raja obat Sun Simiao (Dinasti Tang 618-907 M), Zhu Zhen Heng dari Dinasti Yuan 1271-1368 M (salah satu dari 4 dokter besar pada Dinasti Jin dan Yuan) dan Li Shi Zhen (dokter suci/Dinasti Ming 1368-1644 M) dan sebagainya. Prestasi ilmu kedokteran mereka sangat menonjol, dari dokter-dokter agung ini dipilih beberapa tokoh-tokoh representatif, diceritakan secara ringkas dari persembahan mereka terhadap ilmu kedokteran.

Mereka memandang hambar nama dan kepentingan, berniat menolong orang, tak suka akan kehidupan mewah yang serba berlimpah, tapi sebaliknya, jejak mereka tersebar luas di seluruh pelosok Tiongkok, mereka tak kenal susah payah, melalui perjalanan yang panjang dan berat terjun ke dalam masyarakat, walau hidup sederhana, akan tetapi hidup damai dan senang, suka membantu orang. Tujuan semula berkarya menulis buku bukan untuk mendambakan diri, untuk dikenang orang sepanjang masa, sebaliknya demi menolong penderitaan berjuta-juta rakyat. Pikiran dan semangat yang tidak demi kepentingan diri sendiri dan tanpa egois, tanpa mengejar hasrat semu dan keinginan yang akan dicapai, adalah yang justru paling dikenang oleh generasi seterusnya. Begitulah potret dokter kuno Tiongkok.





1.Adam Khoo
http://1.bp.blogspot.com/_8lz56UQa6Lw/SbzOTNSeGfI/AAAAAAAAAIQ/OOxD6pmFzA4/s400/adam+khoo.jpg
Dia orang Singapura. Waktu kecil, ia adalah penggemar berat games dan TV. Sehari, ia bisa berjam-jam di depan TV. Baik main PS atau nonton TV.
Adam Khoo pun dikenal sebagai anak bodoh. Ketika kelas empat SD, Ia dikeluarkan dari sekolah. Ia pun masuk ke SD terburuk di Singapura. Ketika akan masuk SMP, ia ditolak oleh enam SMP terbaik di sana. Akhirnya, ia bisa masuk ke SMP terburuk di Singapura. Begitu terpuruknya prestasi akademisnya, tapi lama kelamaan membaik justru karena cemoohan teman-temannya, hingga akhirnya memperoleh kesuksesan di dunia bisnis.
Prestasi Adam di dunia bisnis ditandai pada saat Adam berusia 26 tahun. Ia telah memiliki empat bisnis dengan total nilai omset per tahun US$ 20 juta.
Kisah bisnis Adam dimulai ketika ia berusia 15 tahun. Ia berbisnis music box. Bisnis berikutnya adalah bisnis training dan seminar. Pada usia 22 tahun, Adam Khoo adalah trainer tingkat nasional di Singapura. Klien-kliennya adalah para manager dan top manager perusahaan-perusahaan di Singapura. Bayarannya mencapai US$ 10.000 per jam.

2. Albert Enstein
http://jemblog.com/wp-content/uploads/2009/10/albert-einstein.jpg
Siapa yang belum tahu Albert Einstein? Dialah Ilmuwan terkenal abad 20 yang terkenal dengan teori relativitasnya. Dia juga salah satu peraih Nobel. Siapa sangka dia adalah seorang anak yang terlambat berbicara dan juga mengidap Autisme. Waktu kecil dia juga suka lalai dengan pelajaran.

3. Aristotle Onassis
http://www.onassis.gr/images/aristotle_onassis.jpg
Di sekolah, ia bodoh dan suka mencari perkara, mengikuti contoh banyak orang kaya. Tidak aneh kalau ia diusir dari beberapa sekolah. Ia paling sering menduduki ranking terbawah di kelasnya. Salah seorang gurunya berkata:
Teman-teman sekelas memuja dia, tetapi guru guru dan keluarganya berputus asa. Selagi ia masih muda, dengan mudah orang dapat melihat bahwa dia akan menjadi seorang di antara mereka yang akan menghancurkan diri sama sekali atau sukses secara gilang-gemilang. Walaupun raportnya di sekolah jauh dari bagus, bakatnya untuk berdagang dan mencari uang telah tampak sejak dini. Akhirnya dia menjadi seorang milyuner.

4. Thomas Alva Edison
http://faihu.files.wordpress.com/2009/11/thomas-alva-edison.jpg
Suatu hari, seorang bocah berusia 4 tahun, agak tuli dan bodoh di sekolah, pulang ke rumahnya membawa secarik kertas dari gurunya. ibunya membaca kertas tersebut,

Tommy, anak ibu, sangat bodoh. kami minta ibu untuk mengeluarkannya dari sekolah.

Sang ibu terhenyak membaca surat ini, namun ia segera membuat tekad yang teguh, " anak saya Tommy, bukan anak bodoh. saya sendiri yang akan mendidik dan mengajar dia."

Tommy kecil adalah Thomas Alva Edison yang kita kenal sekarang, salah satu penemu terbesar di dunia. dia hanya bersekolah sekitar 3 bulan, dan secara fisik agak tuli, namun itu semua ternyata bukan penghalang untuk terus maju.

Siapa yang sebelumnya menyangka bahwa bocah tuli yang bodoh sampai-sampai diminta keluar dari sekolah, akhirnya bisa menjadi seorang genius? jawabannya adalah ibunya! Ya, Nancy Edison, ibu dari Thomas Alva Edison, tidak menyerah begitu saja dengan pendapat pihak sekolah terhadap anaknya.

5. Chris Gardner
http://blackchristiannews.com/news/images/chris_gardner.jpg
Sudah pernah nonton film atau baca buku Pursuit of Happyness ? Itulah kisah nyata kehidupan Christoper Paul Gardner yang diperankan oleh Will Smith. Pahit manisnya kehidupan tampaknya sudah dirasakan olenya. Kehilangan tempat tinggal, ditinggal istri, ditangkap polisi, kesulitan membayar kredit, semuanya sudah dirasakan. Dia bukanlah orang berpendidikan tinggi tapi dia terus berusaha dan berjuang, Kini dia menjadi seorang milyuner sukses, motivator, entrepeneur dan filantropis. Sekarang dia mempunyai Gardner Rich & Co, sebuah perusahaan pialang saham.

6. Ludwig Van Beethoven
http://stldesignworld.files.wordpress.com/2009/04/ludwid-van-beethoven.jpg
Jika anda mengenal seorang wanita yang sedang hamil, yang telah mempunyai 8 anak, tiga diantaranya tuli, dua buta, satu mengalami gangguan mental dan wanita itu sendiri mengidap sipilis, apakah anda akan menyarankannya untuk menggugurkan kandungannya? Jika anda menjawab ya, maka anda baru saja membunuh salah satu komponis masyur dunia. Karena anak yang dikandung oleh sang ibu tersebut adalah Ludwig Van Beethoven. Ketika Beethoven berumur di ujung dua puluhan, tanda-tanda ketuliannya mulai tampak, tapi akhirnya ia menjadi Komponis yang terkenal dengan karya 9 simfoni, 32 sonata piano, 5 piano concerto, 10 sonata untuk piano dan biola, serangkaian kuartet gesek yang menakjubkan, musik vokal, musik teater, dan banyak lagi.

7. Louis Braille
http://www.jaars.org/museum/alphabet/special/graphics/braille-louis.jpg
Louis Braille mengalami kerusakan pada salah satu matanya ketika berusia 3 tahun. Waktu itu secara tidak sengaja dia menikam matanya sendiri dengan alat pembuat lubang dari perkakas kerja ayahnya. Kemudian mata yang satunya terkena sympathetic ophthalmia, sejenis infeksi yang terjadi karena kerusakan mata yang lainnya. Kebutaan tidak membuatnya putus asa, ia menciptakan abjad Braille yang membantu orang buta juga bisa membaca. Sekarang siapa yang tidak tahu Abjad Braille?

8. Abraham Lincoln
http://www.insidesocal.com/sgvgov/abraham-lincoln-picture.jpg

Kisah Lincoln merupakan contoh klasik orang-orang yang benar-benar berani gagal.
Gagal dalam bisnis pada tahun 1831.
Dikalahkan di Badan Legislatif pada tahun 1832.
Gagal sekali lagi dalam bisnis pada tahun1833.
Mengalami patah semangat pada tahun 1836.
Gagal memenangkan kontes pembisara pada tahun1838.
Gagal menduduki dewan pemilih pada tahun 1840.
Gagal dipilih menjadi anggota Kongres pada tahun 1843.
Dilantik menjadi anggota Kongres pada tahun 1846.
Gagal menjadi anggota Kongres pada tahun 1848.
Gagal menjadi anggota senat pada tahun 1855.
Gagal Menjadi Presiden Pada Tahun 1856.
Gagal Menjadi anggota Dewan Senat pada tahun 1858.
Akhirnya pada tahun 1860 dilantik sebagai presiden Amerika yang ke-16 dan salah seorang presiden yang sukses dalam sejarah Amerika.

9. Bill Gates
http://www.coins.ro/images/economic/Bill_Gates.jpg
Nah, ada yang tidak kenal Bill Gates? William Henry Gates III, atau yang lebih dikenal Bill Gates adalah pendiri (bersama Paul Allen) dan ketua umum perusahaan perangkat lunak AS, Microsoft. Ia juga merupakan seorang filantropis melalui kegiatannya di Yayasan Bill & Melinda Gates. Ia menempati posisi pertama dalam orang terkaya di dunia versi majalah Forbes selama 13 tahun (1995 hingga 2007). Siapa sangka dia DO dari Harvard dan sebelumnya pernah bekerja sebagai Office Boy

10. Mark Zuckerberg
http://www.nusacm.org/newsletter/v912.jpg
Nah, yang satu ini dinobatkan sebagai miliarder termuda dalam sejarah yang memulai dari keringatnya sendiri. Bagaimana tidak, dimulai dari sebuah situs penghubung mahasiswa Harvard, ternyata banyak yang menyukainya, dengan nekat ia mengikuti jejak seniornya, Bill Gates, DO dari Harvard untuk mengembangkan situs tersebut menjadi Facebook yang kita kenal sekarang. Tahukah Anda? Mark pernah menolak tawaran Friendster yang ingin membeli Facebook 10 juta US$, artinya sekitar Rp. 9,500,000,000 (kurs Rp. 9,500), tawaran dari viacom 750 juta dolar (Rp. 7,125,000,000,000) dan yang paling mengagetkan tawaran dari yahoo satu miliar dolar (Rp. 9,500,000,000,000).

sumber: kaskus.us


Email : admin@bataskota.com

Ayam Goreng Batas Kota